Demi kalian tersenyum, aku rela tak menatap mentari pagi


Bagiku, senyumanmu adalah hal terindah yang takkan pernah ada hal yang mampu menggantikan posisinya.

Bagiku, tawamu adalah penyejuk jiwaku saat terjamah pilu.

Dan bagiku, keluarga adalah berlian yang sangat berharga.

Aku lelaki tunggal yang sederhana, mencoba untuk selalu menjadi pelitamu.

Aku yang terlahir karenamu, akan berjuang untukmu, meski kutau jasa dan pengorbananamu takkan pernah bisa kubayar dengan uang.

Iyaa, keyakinanku untuk membuatmu tersenyum akan semakin kuat dan kokoh disaat dukungan, dorongan dan do'a kau limpahkan untukku.

Aku terlahir bukan dari keluarga yang merah bukan pula berdarah biru.

Bagaimana mungkin aku menghabiskan uang untuk berpacaran, sedangkan keluargaku merengek demi sesuap nasi.

Bagaimana mungkin aku pergi berfoya-foya sedangkan mereka membanting tulang demi bertahan hidup.

"Ya Allah, angkatlah derajat keluargaku, sesungguhnya Engkau maha pemberi kedudukan.
Ya Allah, berikanlah keluargaku posisi terhormat dimatamu, sesungguhnya Engkau Raja maha Raja"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar