Cukup satu duri yang melukai hati, jangan ada luka yang sama dalam hati yang sama.
Mencintai itu indah tiada tara,,,
Karena cinta adalah anugerah terindah dari yang maha kuasa
Dicintai itu lebih dari sekedar indah,,,
Karena aku menerima, bukan memberi.
Saling mencintai itu jauh lebih indah dari sekedar indah dan aku tidak prenah menemukan kata untuk menjelaskan keindahanya.
Karena saling mencintai adalah sebuah tanda bahwa aku dan dia saling membuka hati untuk saling memiliki.
Saling mencintai berarti saling merelakan rasa untuk dimiliki bersama.
Saling mencintai sama dengan pahit dan manis, yang artinya aku dan dia siap berjalan dalam keadaan sulit dan senang.
Aah..dulu aku pernah merasakan rasa itu, aku pernah berlabuh dalam hati yang penuh dengan cinta dan kasih sayang.
Dulu aku pernah merelakan hati ini pada hati yang penuh dengan rindu,
Dan dulu aku pernah merelakan jiwa dan raga ini untuk dicintai.
Iya, aku bahkan tak peduli dengan jiwa yang perlahan mulai merasakan sakit yang tak terbadingkan, itu karena demi cinta dan dicinta.
Sebodoh itukah aku dulu?
Selugu itukah aku dulu?
Rela dipermainkan rasa cinta
Rela diperdaya rindu yang menyiksa,,
Setega itukah aku dulu?
Yang mencintai lalu melukai, ah aku memang sangat pantas dikatakan jahat.
Aku tak ingin lagi mencintai dan dicintai
Karena aku tak ingin tersakiti dan menyakiti, lagi.
Cukup kuahiri mengikuti premainan cinta yang hanya memberi luka.
Biar kutunggu cinta yang memberikan surga.
Ya, saat ini biarlah yang Maha Pencinta memberikan aku cinta yang bukan melukai melainkan menjaga dan membawa sebuah cahaya untuk berjalan menuju yang Maha Penyayang.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar